[caption id="attachment_4577" align="aligncenter" width="750"]

Jembatan Rusak Warga Terjang Sungai[/caption]
Lxgroup.me - Jembatan Rusak Warga Terjang Sungai. Warga Bima Nekat menyebrangi sungai karena jembatan tak kunjung di perbaiki.
Dua jembatan penghubung antar desa dengan kecamatan di kabupaten bima Nusa tenggara barat. Sudah putus Beberapa tahun dan belum di perbaiki.
Dua Jembatan Rusak Putus Setelah Beberapa Tahun
Jembatan yang putus tersebut berada di desa boro kecamatan sanggar dan desa kanata kecamatan soromandi.
Jembatan Itu adalah jembatan yang mengakses jalan antar provinsi putus di terjang banjir di tahun 2015-2017.
Baca juga : Pembahasan Iklim Di Negara Eropa Timur
Saat musim hujan seperti ini air sungai di lokasi jembatan yang putus mulai meluap dan membuat warga sulit untuk menyebrang.
banyak warga nekat menerobos sungai besar demi sampai daerah yang di tuju.
Di wilayah tersebut warga rela bertaruh nyawa untuk menyebrangi sungai dengan arus yang deras karena tidak ada jembatan.
Salah seorang warga mengatakan tinggal di desa di wilayah tersebut dan terisolir karena jembatan yang putus karena bajir belum di perbaiki sudah
beberapa tahun.
Hingga saat ini belum di bangun kembali jembatannya.
Sampai saat ini warga sekitar harus menerobos sungai dengan arus yang kencang agar bisa keluar masuk desa jika ada kepentingan.
Untuk bisa melintasi sungai warga berjalan pelan-pelan, banyak juga sepeda motor yang memaksakan melewati sungai deras itu dan berakhir mogok.
Karena tidak ada akses jalan lain lagi jadi terpaksa harus melewati sungai itu.
Pemerintah NTB juga sudah mengetahui dari lama tapi belum mendapat perhatian dari pemerintah
provinsi NTB.
Pemerintah sudah berjanji akan di perbaiki pada tahun 2020 tapi sampai saat ini tak kunjung di perbaiki juga.
Waktu jembatan putus pihak BPDB langsung turun ke tempat kejadian dan berjanji akan di bangun pada tahun ini, tapi belum ada kepastian hingga saat ini mungkin karena pandemi covid-19 jadi tertunda.
Kami berharap jembatan akan segera di bangun kembali agar akses masyarakat untuk keluar masuk desa lebih aman.
Sejak roboh nya jembatan karena banjir di tahun 2015 lalu tidak ada akses jalan lain ketika
sungai meluap,
Karena dua kecamatan tersebut harus melewati sungai itu.
Baca Juga : Bandar Togel Online Terpercaya