Kuburan Maut Di Lantai Kontrakan
Admin29 November 2020
Lxgroup.me - Kuburan Maut Di dalam rumah kontrakan di Gang Kopral, Sawangan, Depok, lantai ubin putih. Juan berdiri dengan tatapan nanar. Emosinya masih memuncak. Hanya dendam yang dikeluarkan untuk Dendi, saudara lelaki itu, yang terbunuh di hadapannya.
Kedua mata Juan terus memandangi tubuh sang kakak. Di tangannya masih terpegang tabung gas 3 kilogram. Pandangan pemuda itu belum juga berpaling. Masih terngiang suara makian Dendi di pikiran.
Darah terus mengalir, emosi Juan perlahan mencair. Perasaan kesal pun berubah menjadi kepanikan. Pemuda 20 tahun mencoba tetap tenang. Sambil beristirahat, dia mengubah otaknya untuk menghilangkan jejak pembunuhan.
Selama seharian hari mayat sang kakak dibiarkan. Belum muncul ide untuk menghapus jejak selama itu. Sampai suatu malam, Juan termenung sambil melihat lantai. Sontak ide dirasa cemerlang datang. Tiga ubin putih di hadapannya kemudian dibobok, digali hingga dalam. Mayat Dendi pun dikubur di dalamnya.
Usia Dendi tiga tahun lebih tua. Setiap hari kegiatannya adalah pedagang bakso yang buruk asal Bogor. Sudah dua bulan juan ini pergi bekerja dengan Sang kakak. Suka marah-marah tidak jelas.
BACA JUGA : Kasus Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri Dari Pelaku
Kuburan Maut Lantai Kontrakan
Perasaan kesal tiap hari dirasakan Juan. Cacian makian terus dilontarkan Dendi. Semua emosi terus dipendam. Sayangnya dihari itu emosinya tidak bisa ditahan lagi oleh Juan. Juan pada waktu itu dimaksudkan untuk meminta izin untuk menikah terlebih dahulu. Sayangnya saudara itu menjawab dengan bahasa yang membuatnya lebih banyak kesan. Itu tidak bisa lagi ditahan, pembunuhan itu dilakukan ketika Dendi tertidur setelah memarahi Juan. Bagian kepala, dada dan kelamin pun menjadi sasaran. Juan tidak sendirian saat membuat kuburan kematian di rumah sewaan. Dia dibantu seorang kawan. Untuk sepanjang hari dengan alat yang berada di sekitarnya, lubang terus digali sampai cukup dalam. mua rencana penghilangan jejak malam itu berjalan mulus. Lantai belum kembali dipasang ubin. Selama tiga hari kuburan maut itu dibiarkan. Sampai akhirnya ubin baru dibeli. Sayangnya satu ubin berbeda warna. Bagaimanapun, terasa benar, Juan keluar dari rumah sewaan. Seminggu kemudian istri pemilik sewaan masuk. Bersihkan ruangan karena akan diisi dengan orang-orang baru. Bau itu tak terkatakan. Lalu ada pemandangan tidak biasanya berada di lantai. Ubin warna yang sangat berbeda. Merasa curiga, sang suami dipanggil. Lantai itu terbentur lagi. Tidak selesai menggali, Sukiswo sebagai pemilik sewaan terkejut. Dia melihat kakinya. Percaya bahwa tubuh ditemukan, pemilik persewaan segera menghubungi polisi. Kurang dari 24 jam, tim RESMOB Polisi Metro Depok mengamankan Juan. Kapolrestro Depok Azis Andriansyah mengklaim sebagai tim untuk mengejar daerah Bogor. Juan diamankan di daerah Gunung Pongkor Bogor.BACA JUGA : AGEN TOGEL ONLINE AMAN TERPERCAYA