[caption id="attachment_3670" align="aligncenter" width="671"]

Uji Coba Vaksin COVID-19[/caption]
lxgroup.me - Uji Coba Vaksin COVID-19. NEW DELHI: Menteri Kesehatan India mengatakan pada hari Minggu (22/11) bahwa kandidat vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan secara lokal. Bisa menyelesaikan uji coba tersebut dalam kurun waktu satu atau dua bulan. Meningkatkan harapan pada peluncuran yang cepat di negara dengan jumlah populasi tertinggi kedua di dunia. infeksi.
India mengatakan uji coba terakhir pada vaksin COVID-19 lokal dapat selesai dalam dua bulan
Dewan Riset Medis India yang dikelola oleh negara serta secara pribadi mengadakan Bharat Biotech. Pada bulan ini memulai untuk proses uji coba tahap ketiga COVAXIN. Pada proses yang akan melibatkan 26rb sukarelawan. Ini termasuk vaksin eksperimental India yang paling maju.
Kami sekarang ini berada pada proses mengembangkan vaksin asli kami. Pada proses menyelesaikan uji coba fase ketiga kami dalam kurun waktu satu atau dua bulan ke depan, ucap Harsh Vardhan. Didalam konferensi website tentang pandemi.
Dia menegaskan kembali adanya rencana pemerintah untuk mengimunisasi sekitar 200 juta hingga 250 juta orang India pada bulan Juli.
Seorang ilmuwan ICMR menyampaikan kepada Reuters diawal bulan ini bahwa vaksin tersebut sudah bisa diluncurkan pada bulan Februari atau Maret, walaupun Bharat Biotech secara terpisah menyampaikan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa hasil uji coba tahap akhir diharapkan antara bulan Maret dan April.
Vardhan, bagaimanapun, menyampaikan pada bulan September bahwa pemerintah bisa memilih otorisasi vaksin darurat, terutama bagi orang tua serta orang-orang di tempat kerja yang mempunyai resiko tinggi.
Pejabat India mengatakan mereka sangat berharap agar mengandalkan COVAXIN serta empat kandidat lain yang diuji secara lokal demi mengendalikan COVID-19, dikarenakan mereka tidak mengharapkan akses awal ke jumlah yang cukup dari yang dikembangkan oleh Pfizer dan Moderna.
Baca Juga :
Terbang ke Malaysia Demi Es ABC
Vaksin eksperimental lainnya yang diuji di India yaitu yang sedang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford yang diproduksi oleh Serum Institute of India; Sputnik-V Rusia; ZyCoV-D Zydus Cadila serta terakhir yang dikembangkan Biological E. Ltd bersamaan dengan Baylor College of Medicine dan Dynavax Technologies Corp.
Baca Juga :
Tulisan Kocak Ada CCTV
CEO Serum menyampaikan pada hari Jumat bahwa vaksin AstraZeneca bisa segera langsung dikirim ke petugas kesehatan India serta orang tua pada Januari.
Baca Juga :
Kumpulan Agen Togel Online Terpercaya